RSS
Tampilkan postingan dengan label Semester 5. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semester 5. Tampilkan semua postingan

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI : PENGANTAR

DEFINISI
Laporan keuangan konsolidasi adalah laporan yang menyajikan posisi keuangan dan hasil operasi dari sebuah grup perusahaan, terdiri dari induk perusahaan dan satu atau lebih anak perusahaan yang seolah-olah sebagai satu perusahaan.

HUBUNGAN INDUK & ANAK
Suatu perusahaan yang memiliki lebih 50% saham berhak suara. Perusahaan lain dapat mengendalikan perusahaan tersebut melalui kepemilikan sahamnya dan hubungan yang terjadi antara kedua perusahaan itu adalah hubungan induk dan anak. Pada saat hubungan induk dan anak terjadi, perusahaan-perusahaan tersebut saling terafiliasi. Istilah afiliasi digunakan untuk mengartikan isitilah perusahaan anak.

PROSEDUR PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
  1. Mengeliminasi semua rekening timbal balik (Recipocal Account) -  Eliminasi dilakukan melalui jurnal eliminasi dengan mengeliminasi rekening-rekening yang dicatat oleh kedua belah pihak (induk dan anak) untuk suatu transaksi.
  2. Menyusun kertas kerja (Worksheet) -  Worksheet digunakan untuk mempermudah penyusunan laporan keuangan prosedurnya :
  3. Membuat jurnal eliminasi.
  4. Memasukkan semua pos-pos laporan keuangan /neraca saldo induk dan anak ke dalam kertas kerja.
  5. Memasukkan pos-pos eliminasi ke dalam rekening debit/kredit yang sesuai.
  6. Menghitung hak pemegang saham minoritas.
  7. Menghitung seluruh data diatas untuk menyusun laporan keuangan konsolidasi.

BUSSINESS COMBINATION / PENGGABUNGAN USAHA

Menurut PSAK No . 22
Penggabungan Usaha (Bussiness Combination) adalah penyatuan 2 atau lebih perusahaan yang terpisah menjadi satu entitas ekonomi karena satu perusahaan menyatu dengan perusahaan lain atau memperoleh kendali (control) atas aktiva dan operasi perusahaan lain.

Bentuk-Bentuk Penggabungan Usaha
  1. Merger ® penggabungan usaha dimana hanya ada satu dari perusahaan yang bergabung yang bertahan dan perusahaan lainnya dibubarkan. Jadi minimal ada satu perusahaan yang tetap berdiri untuk menampung aktiva dan hutang perusahaan yang dibubarkan. Skema merger : A+B+C=A
  2. Konsolidasi ® penggabungan usaha dimana perusahaan yang bergabung dibubarkan serta aktiva dan kewajiban dari perusahaan-perusahaan tersebut dipindahkan keperusahaan yang baru dibentuk. Skema konsolidasi : A+B+C=Z
  3. Akuisisi  ® terjadi jika satu perusahaan mengakuisisi saham berhak suara dari perusahaan lain dan kedua perusahaan tetap beroperasi sebagai 2 entitas yang terpisah, tetapi mempunyai hubungan. Skema akuisisi : A+B=A+B


Ditinjau dari bentuk penggabungannya
  1. Penggabungan Horizontal yaitu penggabungan perusahaan-perusahaan yang lebih besar. Pada umumnya dasar dibentuknya penggabungan usaha ini adalah untuk menghindari adanya persaingan diantara perusahaan yang sejenis dan meningkatkan efisiensi diantara perusahaan-perusahaan yang bersangkutan tersebut.
  2. Penggabungan Vertikal yaitu penggabungan perusahaan yang sebelumnya keduanya mempunyai hubungan yang saling menguntungkan, misalnya suatu perusahaan lain yang kemudian bergabung agar dapat terjaga adanya kepastian bahan baku dan kontinuitas produksi.
  3. Penggabungan Konglomerat yaitu merupakan kombinasi daru penggabungan horizontal  dan vertikal. Penggabungan konglomerat ini merupakan gabungan dari perusahaan-perusahaan yang memiliki usaha yang berlainan. Misalnya perusahaan akuntan bergabung dengan perusahaan jasa hotel danperusahaan makanan (catering).

Metode Akuntansi dan Pelaporan
Ada 2 metode akuntansi untuk penggabungan usaha :
  1. Metode Pembelian (purchase) ® mengakui adanya goodwill dengan nilai goodwill sebesar selisih dari harga beli dan harga wajar aktiva dan kewajiban yang diakuisisi.
  2. Metode Penyatuan Kepentingan (Pooling of Interest) ® tidak mengakui adanya goodwill karena tidak ada harga beli, harga nilai buku yang diakui.

AUDITOR

Auditor adalah seseorang yang memiliki kualifikasi tertentu dalam melakukan audit atas laporan keuangan dan kegiatan suatu perusahaan atau organisasi.

Jenis Auditor
Auditor dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
  • Auditor Pemerintah adalah auditor yang bertugas melakukan audit atas keuangan pada instansi-instansi pemerintah. Di Indonesia, auditor pemerintah dapat dibagi menjadi dua yaitu: Auditor Eksternal Pemerintah yang dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai perwujudan dari Pasal 23E ayat (1) Undang-undang Dasar 1945 yang berbunyi Untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara diadakan satu badan Pemeriksa Keuangan yang bebas dan mandiri.. ayat (2) Hasil pemeriksa keuangan negara diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,sesuai dengan kewenangannya. Badan Pemeriksa Keuangan merupakan badan yang tidak tunduk kepada pemerintah, sehingga diharapkan dapat bersikap independen. Auditor Internal Pemerintah atau yang lebih dikenal sebagai Aparat Pengawasan Fungsional Pemerintah (APFP) yang dilaksanakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Inspektorat Jenderal Departemen/LPND, dan Badan Pengawasan Daerah.
  • Auditor Intern merupakan auditor yang bekerja pada suatu perusahaan dan oleh karenanya berstatus sebagai pegawai pada perusahaan tersebut. Tugas utamanya ditujukan untuk membantu manajemen perusahaan tempat dimana ia bekerja.
  • Auditor Independen atau Akuntan Publik adalah melakukan fungsi pengauditan atas laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan. Pengauditan ini dilakukan pada perusahaan terbuka, yaitu perusahaan yang go public, perusahaan-perusahaan besar dan juga perusahaan kecil serta organisasiorganisasi yang tidak bertujuan mencari laba. Praktik akuntan publik harus dilakukan melalui suatu Kantor Akuntan Publik (KAP).

Namun, Arens & Loebbecke dalam bukunya Auditing Pendekatan Terpadu yang diadaptasi oleh Amir Abadi Jusuf, menambahkan satu lagi jenis auditor, yaitu :
  • Auditor Pajak. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang berada dibawah Departemen Keuangan Republik Indonesia, bertanggungjawab atas penerimaan negara dari sektor perpajakan dan penegakan hukum dalam pelaksanaan ketentuan perpajakan. Aparat pelaksanaan DJP dilapangan adalah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak (Karikpa). Karikpa mempunyai auditorauditor khusus. Tanggungjawab Karikpa adalah melakukan audit terhadap para wajib pajak tertentu untuk menilai apakah telah memenuhi ketentuan perundangan perpajakan.

EXPLANATION ABOUT GREETINGS

Good Morning diucapkan sebagai salam (tegur- sapa) pada waktu berjumpa dengan seseorang di pagi hari sampai menjelang tengah hari. Ini dapat disamakan dengan selamat pagi dalam bahasa Indonesia.

Good Morning diucapkan hanya sekali saja dalam sehari terhadap orang yang sama. Biasanaya diucapkan ketika berjumpa untuk pertama kalinya pada hari itu terhadap orang yang telah dikenal. Jika pada hari itu berjumpa lagi, cukup mengucapkan Hello  atau kata tegur-sapa lainnya seperti  Are you going home now? Dan lain sebagainya. Atau dengan senyum dan mengangguk sedikit.

Good Day  yang berarti Selamat siang, sapaan ini sudah jarang dipakai.

Good afternoon diucapkan selewatnya tengah hari sampai menjelang pukul 6 sore. 

Good evening  diucapkan selewatnya pukul 6 sore.

Hello  dapat diucapkan pada setiap waktu (pagi, siang, sore maupun malam). Akan tetapi hanya terhadap teman yang telah dikenal baik saja.  Tapi Good morning  lebih umum diucapkan apabila berjumpa pada pagi hari.


AKTIVA TETAP BERWUJUD (TANGIBLE ASSETS)

Aktiva tetap berwujud, meliputi aktiva-aktiva yang memiliki bentuk fisik dan digunakan dalam operasi normal perusahaan, serta mempunyai kegunaan dalam operasi normal perusahaan, serta mempunyai kegunaan yang relatif permanen.

Karakteristik aktiva tetap berwujud : 
  1. Memiliki bentuk fisik;
  2.  Digunakan secara aktif dalam kegiatan normal perusahaan; 
  3. Dimiliki tidak sebagai investasi (penanaman modal) dan tidak diperdagangkan; 
  4. Memiliki jangka waktu kegunaan (umur) relatif permanen (> satu periode akuntansi / > 1 tahun); 
  5. Memberikan manfaat dimasa yang akan datang.

Contoh Aktiva Tetap berwujud :
  1. Tanah; 
  2. Bangunan; 
  3. Mesin dan alat-alat pabrik; 
  4. Mebel dan alat-alat kantor; 
  5. Kendaraan dan alat-alat transport.

Aktiva tetap berwujud dibedakan menjadi 3 golongan :
  • Aktiva tetap yang umur atau masa kegunaannya tidak terbatas. Pada golongan ini tidak dilakukan penyusutan atas harga perolehannya, karena manfaatnya tidak akan berkurang di dlaam menjalankan fungsinya selama jangka waktu yang tidak terbatas. Contoh : Tanah untuk bangunan, pabrik dan kantor, tanah untuk pertanian. 
  • Aktiva tetap yang umur atau masa kegunaanya terbatas dan dapat diganti dengan aktiva sejenis apabila masa kegunaannya telah berakhir. Karena manfaat yang diberikan di dalam menjalankan funsinya semakin berkurang atau terbatas jangka waktunya maka terhadap harga perolehan aktiva ini harus disusut selama masa kegunaannya. Contoh : bangunan, mesin dan alat-alat pabrik, mebel dan alat-alat kantor, kendaraan dan alat-alat transport. 
  • Aktiva tetap yang umur atau masa kegunaannya terbatas dan tidak dapat diganti dengan aktiva sejenis apabila masa kegunaannya telah habis. Sumber alam akan habis melalui kegiatan eksploitasi sumber tersebut oleh karena itu harga perolehan aktiva sumber alam harus dialokasikan kepada periode-periode dimana sumber-sumber itu memberikan hasilnya. Contoh : sumber alam : tambang, hutan.

Akuntansi atas aktiva tetap secara umum dibagi atas tiga, yaitu :
  1. Akuntansi saat perolehan (accounting for acuisition of plant assets) 
  2. Akuntansi saat penggunaan (accounting for usage of plant assets) 
  3. Akuntansi saat pelepasan (accounting for disposal of plant assets)

Wisata Pantai Anyer



Hallo! Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang wisata jalan-jalan saya ke Pantai Anyer, Banten.
Pada tanggal 7 dan 8 September lalu saya berkesempatan mengikuti kegiatan Makrab bersama Laboratorium Akuntansi Menengah dalam rangka pelepasan senior yang telah lulus dan penyambutan kami para asistan laboratorium yang baru. Kami sepakat untuk ke Anyer lokasi tempat kami berkumpul selama 2 hari 1 malam. Anyer berlokasi di daerah Banten, untuk menuju ke lokasi kami harus menempuh lebih kurang lebih 5 jam perjalanan.

Sesampainya disana saya dimanjakan dengan pemandangan laut yang menghampar luas. Sungguh menakjubkan ciptaan Tuhan yang satu ini. Berbeda dengan laut yang saya temui di kota, di kota sudah penuh dengan sampah, limbah plastik, kertas dan lain sebagainya. Tapi di sini, bersih, sejuk, bahkan air lautnya lengket melekat karena banyaknya kandungan garam yang dimilikinya. Pasir yang gembur, halus, menimbulkan perasaan yang senang apabila bermain-main ditengahnya.

Disana juga menyediakan berbagai macam wisata air, dari mulai banana boat, selancar, perahu, sampai tempat penyewaaan ban berukuran besar. Harganya juga bervariasi dari mulai Rp 20.000 sampai Rp 30.000. Untuk kulinernya, saya mencicipi makanan yang disediakan oleh pemilik penginapan, dari mulai nasi goreng special, ayam bakar, ikan bakar, sosis bakar, dan lain sebagainya.

Total biaya untuk berwisata ke tempat ini kurang lebih Rp 180.000 per orang nya. Murah meriah untuk kantong mahasiswa, dengan mendapatkan berbagai macam fasilitas yg ada, saya jamin liburan anda pasti menyenangkan.
Sampai jumpa dicerita berikutnya~